Status sosial tidaklah mutlak mencerminkan kehidupan seseorang, kaya belum tentu bahagia,miskin blum tentu sengsara,diam belum tentu lemah,orang yang tidak pernah sekolah belum tentu bodoh dst.tapi sebagian besar orang akan cenderung mendapat perlakuan sesuai dengan status sosialnya bukan sesuai tabiat aslinya.jangan menjadi orang konyol yang hanya memandang orang lain dengan sebelah mata, dan separuh hati.
menggunakan topeng sosial nyatanya tidak selalu menyenangkan terlebih untuk seseorang yang baru saja hijrah dari kehidupan kelam nya. dicibir sana dan sini di gosip sana dan digosip sini bahkan digosip di gang sempit.diam makam hati bicarapun percuma rasanya sudah menjadi hal yang lumrah bagi mereka.bayangkan betapa sulitnya menjadi orang yang benar hanya karena hati nurani tidak bisa diperlihatkan.tapi betapa tolol nya mereka bagi yang sulit menerima kenyataan atas perubahan tsb
seolah manusia harus selalu dalam koridor yang sama.padahal kesempurnaan hidup hanyalah fatamorgana meskipun demikian, manusia itu bersifat dinamis artinya setiap orang pasti mengalami perubahan dalam hidupnya entah dalam aspek kepribadian atau gaya hidupnya.tapi apa mau dikata masyarakat luas selalu merasa lebih pintar ironis bukan.
cara berpikir pragmatis menghalangi seseorang untuk melihat realita secara utuh termasuk dalam konteks mengenali orang lain, apakah hanya dengan sekilas trus orang lain bisa mengenali seluk beluk kepribadian mu?tentu saja tidak !
menggunakan topeng sosial nyatanya tidak selalu menyenangkan terlebih untuk seseorang yang baru saja hijrah dari kehidupan kelam nya. dicibir sana dan sini di gosip sana dan digosip sini bahkan digosip di gang sempit.diam makam hati bicarapun percuma rasanya sudah menjadi hal yang lumrah bagi mereka.bayangkan betapa sulitnya menjadi orang yang benar hanya karena hati nurani tidak bisa diperlihatkan.tapi betapa tolol nya mereka bagi yang sulit menerima kenyataan atas perubahan tsb
seolah manusia harus selalu dalam koridor yang sama.padahal kesempurnaan hidup hanyalah fatamorgana meskipun demikian, manusia itu bersifat dinamis artinya setiap orang pasti mengalami perubahan dalam hidupnya entah dalam aspek kepribadian atau gaya hidupnya.tapi apa mau dikata masyarakat luas selalu merasa lebih pintar ironis bukan.
cara berpikir pragmatis menghalangi seseorang untuk melihat realita secara utuh termasuk dalam konteks mengenali orang lain, apakah hanya dengan sekilas trus orang lain bisa mengenali seluk beluk kepribadian mu?tentu saja tidak !

Comments
Post a Comment